Sumber : VivaNews

VIVAnews – Marcello Axel, bayi berumur dua bulan meninggal dunia setelah diberikan imunisasi Difteri Pertusis Tetanus (DPT). Axel adalah anak pertama dari pasangan Steffi Anastasia, 19 tahun dan Hendra Wakim, 23 tahun.

Ketika ditemui di rumahnya, di Sungai Bambu, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Steffi menjelaskan kronologi kejadian meninggalnya Axel.

“Kamis tanggal 27 September 2012, anak saya suntik imunisasi DPT satu di Puskesmas Kebon Bawang, Tanjung Priok. Setelah itu anak saya masih main di rumah sama kakak sepupunya. Sorenya kami pulang ke kosan kami di jalan Ganggeng,” Steffi menceritakan, Jumat 5 Oktober 2012.

Semenjak imunisasi itu, Steffi melihat kondisi anaknya tidak seperti biasanya. Sering menangis, demam tinggi dan bengkak pada paha bekas suntikan. “Nangis terus sama demam tinggi sore harinya,” ujar Steffani sambil menangis.

Pada malam hari, sekitar pukul 11.00 WIB, Hendra yang pertama mengetahui anak kesayangannya sudah terbujur kaku di samping istrinya di tempat tidur.

“Saya pulang kerja anak saya sudah kaku. Dari hidungnya keluar darah dan busa. Saya bangunkan ibunya, panik ditekan dadanya keluar darah lebih banyak lagi,” kata Hendra yang tak kuasa menahan tangis.

Keluarga korban pun segera melapor kejadian ini ke pihak kepolisian. Jenazah korban pun diautopsi sebelum dikebumikan. Saat ini kasusnya sudah ditangani Polsek Tanjung Priok.

“Menurut rumah sakit hasil autopsi akan bisa diberikan hari ini atau besok,” kata Hendra yang bekerja di agen pelayaran.

Kepala Suku Dinas Kesehatan Jakarta Utara, Bambang Suheri saat dikonfirmasi mengatakan, pihaknya masih menunggu hasil autopsi bayi Marcello Axel dari Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo.

“Ya kami telah menerima laporan tersebut. Untuk itu atas laporan dari orangtua ke Polsek Tanjung Priok dan untuk mencari kejelasan yang sebenarnya, atas rujukan kepolisian dan keluarga korban telah dilakukan autopsi. Sekarang kami masih menunggu hasil,” katanya saat dihubungi wartawan.

Jenazah Marcello Axel sendiri sudah dikuburkan di pemakaman Budhidarma, Cilincing pada Sabtu 29 September 2012. Hingga kini keluarga masih menunggu hasil autopsi yang dilakukan RSCM. (eh)

Sumber :

http://metro.news.viva.co.id/news/read/356998-bayi-2-bulan-tewas-setelah-imunisasi-di-jakarta-utara

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s