Balita di Magetan Tewas Usai Imunisasi

Magetan – Diduga akibat malpraktek, Ariana Suryani Muqaromah, bocah berusia 2 bulan, warga Desa Kedungguo, Kecamatan Sukomoro Magetan meninggal dunia. Sebelum meninggal, balita ini mengalami bengkak pada paha kaki kiri setelah disuntik imunisasi di posyandu oleh bidan puskesmas.

Kepada wartawan, Selasa (24/3/2009), orangtua korban Giana (43) dan Sri Mariani (39) menjelaskan, pada tanggal 14 Maret 2009 lalu, istrinya membawa Ariana ke Posyandu yang ada di desa setempat untuk diberikan suntikan imunisasi. Imunisasi ini merupakan yang ketiga kalinya setelah anaknya lahir.

“Sebelum disuntik anak saya sehat-sehat saja dengan berat 3,9 Kg. Tapi sehari setelah disuntik imunisasi langsung bengkak dan nangis terus. Kemudian saya bawa ke bidan desa disuruh membawa ke rumah sakit di Madiun. Tapi tadi pagi meninggal,” jelas Giana.

Giana menambahkan, keluarga sangat menyayangkan kenapa sampai terjadi hal itu. Selain mengalami bengkak pada paha kaki kiri, wajah korban juga muncul bintik-bintik hitam dan kebiruan. Dirinya masih bingung apakah akan menempuh jalur hukum, karena masih berduka.

Saat wartawan mengkonfirmasi puskesmas tempat korban diberikan suntikan imunisasi, pihak puskesmas menolak untuk memberikan keterangan terkait kejadian tersebut.

Sementara, Hari Susanto Kadinkes Magetan saat dihubungi wartawan mengatakan belum bisa berkomentar karena masih ada tugas diluar kota.

“Saya masih di luar kota, nanti akan saya cek dulu bagaimana kejadiannya,” jelas Hari. (bdh/bdh)

Sumber : http://surabaya.detik.com/read/2009/03/24/135536/1104356/475/balita-di-magetan-tewas-usai-imunisasi

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s